Waspada Perubahan Warna Air Seni Si Kecil!

04 Feb 2021 | Kesehatan Anak | Hati dan Saluran Cerna | Infeksi | Ginjal dan Saluran Kemih

Warna air seni merupakan salah satu indikator kesehatan anak yang dapat diandalkan. Bila terdapat perubahan pada warna air seni, hampir dapat dipastikan terdapat gangguan pada buah hati Anda. Warna air seni seperti apa yang patut diwaspadai? 

Warna air seni normal pada anak adalah kuning hingga bening. Gradasi warna kuning umumnya menunjukkan tingkat kecukupan cairan dalam tubuh anak, di mana warna kuning tua menunjukkan anak Anda membutuhkan lebih banyak minum. Warna air seni abnormal dapat disebabkan oleh infeksi, penyakit, obat-obatan, dan makanan yang dikonsumsi. Berikut adalah kelainan warna air seni:

  • Putih susu
    Warna putih susu menunjukkan adanya infeksi pada saluran kemih. Warna putih susu juga dapat disebabkan oleh bakteri, kristal, lemak, sel darah putih, atau lendir. Pada umumnya, perubahan warna ini disertai juga dengan bau yang aneh atau tidak sedap pada air seni anak.
  • Cokelat gelap
    Warna cokelat gelap seperti teh, menunjukkan adanya kelainan pada liver atau hati. Penyakit liver yang umum pada anak adalah hepatitis viral. Kerusakan pada liver mengakibatkan pengolahan bilirubin menjadi pewarna air seni terganggu, sehingga mengakibatkan warna cokelat pada air seni.
  • Merah muda, merah, atau cokelat muda
    Warna merah muda, merah, atau cokelat muda pada air seni dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, mulai dari tanda penyakit hingga makanan yang dikonsumsi. Konsumsi bit, buah blackberry, atau pewarna makanan tertentu dapat menyebabkan air seni berwarna merah. Obat Tuberkulosis juga dapat mengakibatkan air seni berwarna merah. Namun, bila anak Anda tidak mengonsumsi makanan tersebut, sebaiknya periksakan anak Anda untuk mencari kemungkinan penyakit seperti infeksi dan cedera pada ginjal atau saluran kemih, anemia hemolitik, dan porfiria.
  • Kuning gelap atau oranye
    Warna kuning gelap atau oranye pada air seni dapat disebabkan oleh konsumsi obat, misalnya: phenazopyridine, rifampin, warfarin, atau penggunaan obat pencahar. Konsumsi vitamin B kompleks dan karoten juga dapat mengubah warna air seni menjadi kuning gelap atau oranye.
  • Hijau atau biru
    Warna hijau atau biru pada air seni dapat disebabkan oleh pewarna makanan atau konsumsi obat tertentu (misalnya: methylene blue). Bisa juga menunjukkan tanda-tanda infeksi saluran kemih. 

Segera periksakan anak Anda ke dokter bila mengalami perubahan warna air seni yang mengkhawatirkan. Pemeriksaan klinis yang teliti serta pemeriksaan laboratorium lebih lanjut diperlukan untuk mendiagnosis gangguan pada anak Anda.

 

Sumber: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/urine-color/symptoms-causes/syc-20367333

Oleh: dr. Stephanie