Terlalu Perfeksionis? Kenali Gangguan Kepribadian Anankastik

22 Feb 2021 | Kesehatan Mental

Secara sekilas, mungkin memiliki sifat perfeksionis adalah hal yang baik. Orang yang perfeksionis dapat memperhatikan detail yang biasanya tidak diperhatikan sebagian besar orang sehingga pekerjaannya dapat selesai hampir sempurna. Namun, terkadang terlalu perfeksionis dapat menghambat pekerjaan dan menimbulkan kecemasan karena saking khawatirnya bahwa pada hal yang dikerjakan tidak sepenuhnya sempurna. Hati-hati apabila Anda seperti ini, kemungkinan Anda memiliki gangguan kepribadian anankastik. 

Apa tanda-tanda gangguan kepribadian anankastik?
Sekitar 8 dari 100 orang memiliki kepribadian anankastik ini. Ciri penting dari gangguan ini adalah terlalu perfeksionis dan tidak fleksibel. Selain itu, seseorang dengan gangguan kepribadian anankastik memiliki tanda-tanda sebagai berikut:

  • Sangat memperhatikan perincian, aturan, daftar, tata tertib, organisasi, jadwal, dan memperhitungkan keuntungan serta kerugian.
  • Memiliki standar yang tinggi terhadap pekerjaannya.
  • Terlambat dalam menyelesaikan tugas karena tidak dapat memenuhi standarnya sendiri.
  • Sangat fokus pada pekerjaannya sehingga mengesampingkan kegiatan rekreasi dan sosial.
  • Tidak fleksibel tentang masalah moralitas. Mereka bersikeras bahwa aturan harus dipatuhi dengan kaku sehingga tidak bisa toleransi pelanggaran.
  • Tidak dapat membuang benda usang atau tidak berharga bahkan ketika mereka tidak memiliki nilai sentimental.
  • Enggan untuk bekerja sama atau memberikan tugas pada orang lain.
  • Uang dipandang sebagai sesuatu yang harus ditabung sebagai persiapan untuk bencana di masa depan.
  • Kaku dan keras kepala.

Orang dengan gangguan kepribadian ini sering kali sulit bergaul. Mereka terlihat formal, serius dan sering tidak memiliki selera humor. Mereka sering memaksakan kehendaknya pada orang lain sehingga mereka sering dianggap egois. Karena mereka takut membuat kesalahan, mereka ragu-ragu dalam mengambil keputusan. Ketidaksempurnaan menyebabkan mereka cemas.

Penanganan orang dengan gangguan kepribadian anankastik
Apabila Anda merasa memiliki kepribadian ini telah membuat hidup Anda menderita dan mengganggu berbagai aspek kehidupan Anda, terutama dalam kehidupan sosial, datanglah pada psikiater untuk mendapatkan pertolongan. Beberapa cara penanganan gangguan kepribadian anankastik ini, antara lain:

  • Psikoterapi. Psikoterapi ini akan lebih efektif dilakukan dalam kelompok, daripada dijalankan sendirian.
  • Obat-obatan, seperti obat anti cemas dan obat anti depresi. Obat-obatan tersebut harus melalui resep dokter.

Ingat, melakukan pekerjaan Anda dengan cermat dan teliti adalah hal yang baik, tetapi apabila terlalu berlebihan maka dapat menjadi masalah. Nikmatilah hidup dan berikanlah ruang toleransi pada diri Anda.

 

Sumber: Kaplan and Sadock’s Synopsis of Psychiatry

Oleh: dr. Alfonso Haris Setia Santoso