Suara Hilang : Ini Penyebabnya

23 Jun 2020 | Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) | Alergi dan Penyakit Imunologik

Mungkin pertama kali Anda menyadari ada yang salah ketika suara Anda mulai berubah menjadi serak. Terlalu banyak bernyanyi saat mandi, terlalu banyak teriak, atau sesuatu yang lebih serius yang harus ditakutkan?

Berikut beberapa penyebab yang dapat menjelaskan terjadinya kondisi ini, yaitu :

Pilek
Ketika Anda berbicara, udara akan melewati kotak suara / laring di tenggorokan Anda dan akan menggetarkan pita suara Anda. Suara terbentuk ketika pita suara bergetar. Istirahatkan suara Anda dan minum banyak air. Suara Anda akan kembali normal saat kondisi Anda sudah pulih.

 

Penggunaan suara yang berlebihan
Setiap kali Anda bicara atau bernyanyi, Anda menggunakan otot-otot yang berbeda, termasuk di mulut dan tenggorokan Anda. Sama seperti otot-otot lain di tubuh Anda, penggunaan otot secara berlebihan dapat menyebabkan kelelahan, ketegangan dan cedera. Teknik berbicara yang salah juga dapat menyebabkan suara serak.

 

Berikut beberapa hal yang mungkin dilakukan dengan cara yang salah, yaitu :

  • Berbicara, bernyanyi, berteriak atau batuk berlebihan
  • Berbicara menggunakan nada yang terlalu tinggi atau reandah

 

Merokok
Merokok dapat menyebabkan iritasi pada pita suara Anda, yang dimana akan mengakibatkan efek jangka panjang yang buruk. Beberapa studi menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko tiga kali lebih tinggi mengalami gangguan suara dibandingkan dengan populasi bukan perokok.

 

Merokok juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya polip atau pertumbuhan massa kecil jinak di pita suara Anda, yang dapat menyebabkan suara Anda menjadi reandah dan serak.

Alergi
Ketika mendengar kata alergi, mungkin yang Anda bayangkan adalah gejala seperti hidung berair, mata terasa gatal, dan bersin. Namun, alergi juga dapat menyebabkan gejala pada suara Anda :

 

  • Reaksi alergi dapat menyebabkan pita suara Anda membesar / bengkak
  • Postnasal drip, terjadi ketika lendir dari hidung mengalir ke tenggorokan, dimana dapat mengiritasi pita suara
  • Batuk dapat menegangkan pita suara
  • Obat-obatan golongan antihistamin untuk alergi dapat mengeringkan lendir di tenggorokan Anda, sehingga dapat memberikan dampak buruk pada pita suara, yang dimana membutuhkan kelembaban untuk berfungsi

 

Laringitis
Laringitis bukan merupakan istilah sebuah penyakit, namun merupakan istilah sebuah kondisi hilangnya suara. Jika kondisi ini terjadi secara tiba-tiba, maka disebut dengan laringitis akut. Laringitis dapat terjadi jika Anda menggunakan suara secara berlebihan. Anda dapat mengalami laringitis kronis ketika Anda menghirup bahan-bahan yang dapat mengiritasi, seperti asap atau bahan-bahan kimia.

 

GERD
GERD merupakan kondisi dimana asam lambung naik ke kerongkongan. Gejala utama dari GERD adalah rasa terbakar di dada, namun GERD juga dapat menyebabkan kelemahan suara. Asam lambung dapat mengiritasi pita suara, tenggorokan dan kerongkongan, yang menyebabkan suara menjadi serak dan lendir berlebihan di tenggorokan.

 

Oleh: dr. Cerellia Clarissa