Sindrom Wolff-Parkinson-White, Apa Yang Terjadi Pada Jantung?

24 Jun 2020 | Kesehatan Anak | Jantung dan Pembuluh Darah

Sindrom Wolff-Parkinson-White atau disingkat dengan WPW merupakan suatu kondisi adanya abnormalitas jantung, dimana terdapat jalur elektrik ekstra. Kondisi ini ditemukan sejak lahir dan dapat menyebabkan gangguan irama jantung menjadi cepat (takikardia).

Pada keadaan normal, denyut jantung akan dimulai dari sinyal yang berada di nodus sinoatrial (SA) yang berada di atrium kanan. Aktivitas listrik dari nodus SA kemudian akan berjalan menuju atrium kanan dan kiri, sehingga terjadi kontraksi. Setelahnya, impuls listrik akan melalui nodus atrioventricular (AV) yang menjadi penghubung antara atrium dan ventrikel. Impuls yang berjalan menuju ventrikel menyebabkan terjadinya kontraksi.

Pada sindrom WPW, jalur ekstra disebut dengan jalur asesori. Berbeda dengan jaringan lainnya yang mengantarkan sinyal elektrik yang tersusun dari jaringan khusus, jalur asesori ini tersusun dari otot jantung normal sehingga impuls listrik yang dihantarkan akan lebih cepat dari normal dan dapat menerima impuls dua arah. Hal ini menyebabkan impuls listrik bergerak sangat cepat dan berputar yang dinamakan dengan takikardia supraventrikular. Tepatnya, takikardia re-entri.

Penyebab terjadinya sindrom WPW tidak diketahui pasti. Penelitian menyebutkan adanya mutasi pada gen PRKAG2. Mutasi ini menyebabkan terjadinya kardiomiopati hipertrofi serta berperan dalam perkembangan jantung sebelum lahir. Penelitian lain menyebutkan bahwa perubahan kanal ion pada sel jantung berperan dalam terjadinya gangguan irama jantung.

Sindrom WPW dapat terjadi secara acak pada populasi. Kejadiannya sebesar 1 – 3 per 1000 penduduk. Jenis kelamin pria diketahui lebih banyak mengalami sindrom WPW. Pada sebagian kasus, kondisi ini diwariskan dari orang tua ke anaknya. Sebagian lainnya, sindrom WPW juga berkaitan dengan kelainan struktural di jantung saat lahir. Paling sering bersamaan dengan Ebstein anomaly. Selain itu, sindrom WPW juga dapat merupakan bagian dari sindrom kelainan genetik lainnya, misalnya penyakit Pompe (gangguan dengan karakteristik penyimpanan glikogen berlebih), penyakit Danon (kondisi melemahnya otot jantung dan rangka, serta terjadi disabilitas intelektual), dan kompleks tuberous sclerosis (kondisi dimana terdapat pertumbuhan banyak tumor non kanker di berbagai bagian tubuh ).

Sumber:

  1. Reference GH. Wolff-Parkinson-White syndrome [Internet]. Genetics Home Reference. [cited 2020 Jan 10]. Available from: https://ghr.nlm.nih.gov/condition/wolff-parkinson-white-syndrome
  2. Wolff-Parkinson-White Syndrome (WPW) [Internet]. Cleveland Clinic. [cited 2020 Jan 10]. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17643-wolff-parkinson-white-syndrome-wpw
  3. Wolff-Parkinson-White syndrome (WPW): MedlinePlus Medical Encyclopedia [Internet]. [cited 2020 Jan 10]. Available from: https://medlineplus.gov/ency/article/000151.htm
Oleh: dr. Giovanni Jessica