Serangan Stroke Sementara, Apakah harus ke Dokter?

06 Aug 2020 | Otak dan Saraf

Pernahkah Anda menemukan seseorang, atau merasakan serangan stroke tiba tiba, namun beberapa saat kemudian langsung sembuh? Serangan stroke tersebut dapat berupa mulut mencong, kelumpuhan setengah badan, bicara pelo, sulit menelan, gangguan penglihatan sebelah mata, kebas separuh tubuh. Apabila Anda mendapatkan gejala seperti itu, namun sembuh tiba tiba, ketahuilah bahwa itu merupakan serangan stroke sementara atau dapat disebut juga dengan Transient Ischemic Attack (TIA). Serangan ini dapat berlangsung hanya beberapa menit sampai maksimal 24 jam. Setelah serangan ini mereda, biasanya tubuh tidak meninggalkan bekas apapun baik secara klinis maupun melalui pemeriksaan radiologis (tergantung durasi lamanya serangan). Penyebab terjadinya Transient Ischemic Attack masih belum begitu dipahami, namun ada peneliti yang berpendapat bahwa Transient Ischemic Attack disebabkan oleh sumbatan otak sementara atau berkurangnya aliran darah ke otak sementara. Tanpa aliran darah yang cukup, otak akan mulai mengalami kerusakan sehingga tubuh menunjukkan tanda tanda serangan stroke. Namun, tubuh masih dapat melawan gangguan ini sehingga tak lama kemudian, aliran darah otak lancar kembali dan tubuh pun kembali ke kondisi seperti sedia kala.

Transient Ischemic Attack merupakan serangan stroke yang paling ringan dan apabila dengan jenis stroke lainnya (stroke penyumbatan dan stroke pendarahan), Transient Ischemic Attack tidak menimbulkan kecacatan yang signifikan. Bisa dikatakan Transient Ischemic Attack tidak sebahaya stroke penyumbatan dan stroke pendarahan. Namun ketahuilah, Transient Ischemic Attack merupakan tanda peringatan dari tubuh bahwa terdapat gangguan pada kesehatan Anda, sehingga Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan awal untuk masalah kesehatan Anda. Selain itu, mulailah kebiasaan hidup sehat seperti mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, berolahraga, tidak merokok, dan memiliki berat badan yang ideal. Jangan lupa untuk selalu mengontrol tekanan darah, gula dan kolestrol. Apabila masalah kesehatan Anda tidak ditangani, maka ancamannya adalah datangnya serangan stroke selanjutnya yang lebih berat sehingga dapat mengakibatkan kecacatan dan kematian. Sekitar 50% serangan stroke lanjutan akan terjadi dalam satu tahun pertama. Oleh karena itu, jangan sepelekan serangan stroke sementara. Segera periksakan diri ke dokter, niscaya kita dapat terhindar dari bahaya yang menanti di depan.

 

Sumber: Klein J. Adams and Victor's Principles of neurology. 2014.

Oleh: dr. Yoan Chou