Latihan aerobik dan manfaatnya bagi kesehatan

24 Nov 2021 | Olahraga dan Gaya Hidup Sehat | Jantung dan Pembuluh Darah

Latihan aerobik berarti berlatih dengan menggunakan oksigen sebagai sumber proses energi dalam tubuh. Denyut nadi serta pernapasan akan meningkat seiring dengan kita melakukan latihan aerobik. Hal ini akan sangat baik bagi kesehatan jantung, paru, dan sistem sirkulasi kita.

Latihan aerobik wajib dilakukan oleh kita minimal 150 menit setiap minggu dengan intensitas sedang untuk menjaga kesehatan kita. Latihan aerobik meningkatkan kesehatan sistem kardiovaskular kita sehingga dapat terjadi penurunan tekanan darah, meningkatkan kadar kolesterol baik (High-Density Lipoprotein) dan menurunkan kolesterol jahat (Low-Density Lipoprotein).

Selain itu, latihan aerobik yang rutin juga dapat membantu menjaga kadar insulin dan menurunkan kadar gula darah. Pada penderita asma, latihan aerobik juga membantu menurunkan gejala dan tingkat kekambuhan serangan asma. Tentunya kita perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan latihan.

Penurunan nyeri, misalnya pada nyeri tulang belakang, juga dapat terjadi dengan melakukan latihan aerobik. Salah satu alasannya adalah, dengan rutin melakukan latihan aerobik kita dapat menurunkan berat badan sehingga menurunkan nyeri pada tulang belakang.

Sulit tidur? Latihan aerobik juga mampu meningkatkan kualitas tidur kita. Namun tentu saja kita jangan melakukan latihan aerobik sesaat sebelum kita beranjak tidur. Lakukanlah minimal 2 jam sebelum tidur. Bila dilakukan dengan teratur, niscaya akan membantu meningkatkan kualitas tidur.

Latihan aerobik juga meningkatkan sistem imun kita. Pada suatu studi di Universitas Pennsylvania menyatakan bahwa orang yang rutin melakukan latihan aerobik akan mempunyai antibodi yang lebih baik dibandingkan orang yang sedenter alias tidak melakukan latihan fisik.

Latihan aerobik juga meningkatkan mood kita. Mungkin ini berkaitan dengan adanya hormon oksitosin yang sering juga dikenal sebagai hormon bahagia yang dihasilkan tubuh saat melakukan latihan aerobik. Sehingga, orang yang melakukan latihan aerobik akan merasa lebih bahagia.

Setelah membaca semua manfaat ini, mau untuk latihan aerobik secara rutin?

Referensi:

  • Kevin Deeth. Elliptical vs. Treadmill: Which is Better? [Internet]. BuiltLean. 2019 [cited 8 November 2019]. Available from: https://www.builtlean.com/2012/04/20/elliptical-vs-treadmill/

Oleh: dr. Marco Ariono