Berat Badanku Normal-kah? Cara Mengukur Berat Badan Ideal lebih Baik!

23 Sep 2020 | Olahraga dan Gaya Hidup Sehat

Memiliki berat badan ideal tentu merupakan idaman setiap orang. Banyak orang menggunakan berat badan sebagai indikator apakah tubuhnya ideal atau tidak. Sebenarnya, tidak ada nilai berat badan ideal untuk setiap orang, karena banyak faktor yang mempengaruhinya, misalnya usia, kadar lemak dan otot, bentuk tubuh, dan tinggi badan. Lantas, bagaimana cara mengetahui apakah tubuh Anda merupakan tubuh ideal atau tidak? Berikut adalah beberapa caranya:

Indeks Masa Tubuh

Indeks masa tubuh (IMT) atau body mass index (BMI) merupakan alat yang mengukur berat badan seseorang yang dikaitkan dengan tinggi badan orang tersebut. Untuk melakukan pengukuran ini Anda hanya memerlukan timbangan, pengukur tinggi badan, dan kalkulator. Pengukuran ini paling sering dilakukan. Untuk mengukur IMT, gunakan rumus berikut:

Setelah memperoleh hasil IMT tubuh Anda, Anda dapat mengetahui status berat badan berdasarkan tinggi badan Anda dengan tabel berikut:

Sayangnya, IMT tidak mengukur lemak tubuh secara langsung, dan tidak mempertimbangkan usia, jenis kelamin, etnis, dan massa otot tubuh. Meskipun demikian, indeks masa tubuh dapat dijadikan indikator dasar untuk mengetahui status berat badan dan faktor risiko seseorang.

Pada anak-anak dan remaja, digunakan indikator yang berbeda yaitu berupa grafik (oleh The Centers for Disease Control and Prevention/CDC).

Rasio Pinggang dan Pinggul

Rasio pinggang dan pinggul atau Waist-to-hip ratio (WHR) merupakan perbandingan antara hasil pengukuran pinggang dan pinggul. Pengukuran ini dapat digunakan untuk mengetahui faktor risiko penyakit jantung dan diabetes mellitus. Memiliki lemak berlebih pada bagian tengah tubuh memiliki risiko lebih tinggi dalam menderita penyakit tersebut. Semakin tinggi WHR seseorang, semakin tinggi pula risiko orang tersebut. Pengukuran pinggang dilakukan di bagian yang paling kecil (umumnya di atas pusat), sedangkan pengukuran pinggul dilakukan pada bagian yang paling lebar. Setelah itu bagilah ukuran pinggang Anda dengan ukuran pinggul Anda sehingga Anda akan memperoleh sebuah nilai. Gunakanlah tabel berikut untuk mengetahui risiko Anda terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah:

Kadar Lemak Tubuh

Persentase lemak tubuh merupakan perbandingan antara berat lemak seseorang dengan berat badan total. Lemak total terbagi menjadi lemak esensial (penting untuk fungsi tubuh) dan lemak simpanan (pada organ dalam di dada dan perut).

Kadar lemak tubuh yang direkomendasikan yaitu:

Meskipun pengukuran berat badan memang penting untuk menjadi acuan dalam mempertahankan tubuh sehat, namun pengukuran ini sebaiknya dikombinasikan dengan pengukuran lain. IMT, pengukuran lingkar pinggang dan pinggul, serta kadar lemak merupakan perhitungan yang sangat baik untuk Anda gunakan. Pengukuran ini dapat Anda lakukan menggunakan alat-alat sederhana dan timbangan kadar lemak yang tersedia di pusat-pusat kebugaran. Orang dengan berat badan berlebih memiliki risiko lebih mengalami penyakit tidak menular seperti obesitas, diabetes mellitus tipe 2, hipertensi, dan penyakit jantung dan pembuluh darah. Oleh karena itu, yuk kita pertahankan tubuh ideal sehat!

 

 

Referensi:

https://www.medicalnewstoday.com/articles/323446.php

https://www.medicalnewstoday.com/articles/321003.php#ideal-weight-range

https://www.medicalnewstoday.com/articles/320917.php

https://www.medicalnewstoday.com/articles/323622.php

Oleh: dr. Devina Ciayadi