BERAPA LAMA PROTEKSI VAKSIN COVID-19?

11 Oct 2021 | COVID-19

Vaksinasi terhadap Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) di dunia ditujukan untuk memberikan imunitas pada level populasi terhadap COVID-19. Dengan demikian, vaksinasi dapat menekan replikasi virus, tingkat keparahan penyakit, dan mencegah infeksi kembali. Beberapa jenis vaksin yang digunakan di Indonesia, yaitu: Sinovac, AstraZeneca, Pfizer-BioNtech, Moderna, dan Sinopharm. Setelah disuntikkan, vaksin akan membantu sistem imun dalam mengenali dan melawan virus yang masuk dalam tubuh. Sekitar 2 minggu setelah pemberian vaksin, tubuh akan membentuk imunitas terhadap virus.

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan yaitu: berapa lama perlindungan vaksin COVID-19 terhadap SARS-CoV2? Para peneliti masih melakukan penelitian mengenai durasi imunitas berbagai vaksin terhadap SARS-CoV2.Beberapa penelitian menyatakan bahwa imunitas setelah vaksinasi mengalami penurunan umumnya setelah 6 bulan suntikan vaksin dosis kedua.

Sebuah penelitian di Israel yang di publikasikan dalam The New England Journal of Medicine menemukan bahwa 6 bulan setelah dosis lengkap pemberian Pfizer, terjadi penurunan Imunoglobulin G dan antibodi netralisasi sebesar 38% dan 42%. Penurunan lebih tinggi dialami pada subjek dengan imunosupresi (65% dan 70%). Penelitian lain di Amerika menemukan bahwa efektivitas vaksin Pfizer terhadap varian delta mengalami penurunan dari 93% pada bulan pertama menjadi 53% setelah 4 bulan. Efektivitas terhadap varian lain pada bulan pertama mencapai 97% dan mengalami penurunan menjadi 67% pada bulan ke 4 hingga 5.

Penelitian lain di Thailand juga menemukan bahwa efikasi vaksin Sinovac mengalami penurunan dari 98,33% menjadi 75% pada varian alfa, 70% varian beta, dan 48,33% pada varian delta. Hal serupa juga terjadi pada vaksin AstraZeneca yang mengalami penurunan dari 77% pada bulan pertama menjadi 67% pada bulan ke empat hingga lima.

Meskipun demikian, penelitian menyatakan bahwa kedua dosis vaksin masih memberikan perlindungan terhadap COVID berat, mencegah kematian, dan menurunkan kejadian rawat inap. Penelitian di Qatar menyatakan bahwa efektivitas terhadap kasus fatal/berat/kritis meningkat dan mencapai puncaknya pada 2 bulan pertama (>96%) dan tetap bertahan pada 6 bulan setelahnya. Hal serupa juga ditemukan pada penelitian di Amerika (93%). Hal ini mengindikasikan bahwa vaksin tetap memberikan proteksi terhadap kejadian berat COVID-19 setelah 6 bulan.

Hal ini didasari oleh mekanisme kerja antibodi netralisasi yang akan meningkat di tubuh setelah suntikan dan masa kerjanya akan menurun setelah beberapa bulan. Hal ini sangat wajar terjadi. Anda tidak perlu khawatir, karena tubuh masih memiliki imunitas seluler yang bertahan lama. Ketika terjadi paparan virus kemudian hari, imunitas seluler oleh sel B memori akan menghasilkan antibodi yang lebih banyak dan sel T akan secara langsung menyerang sel yang terinfeksi virus.

Berdasarkan informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan waktu, antibodi yang dihasilkan oleh vaksinasi akan mengalami penurunan, namun tetap memberikan perlindungan terhadap kejadian COVID berat dan mencegah kematian melalui mekanisme imunitas seluler yang akan merangsang pembentukan antibodi kembali. Meski demikian, sangat penting untuk tetap melakukan protokol kesehatan dan pemberian suntikan booster bagi kelompok rentan seperti tenaga medis dan kelompok imunosupresi.

Referensi:

1.     Chemaitelly H, Tang P, Hasan MR, AlMukdad S, Yassine HM, Benslimane FM, et al. Waning of BNT162b2 Vaccine Protection against SARS-CoV-2 Infection in Qatar. N Engl J Med. 2021 Oct 6;NEJMoa2114114.

2.     Levin EG, Lustig Y, Cohen C, Fluss R, Indenbaum V, Amit S, et al. Waning Immune Humoral Response to BNT162b2 Covid-19 Vaccine over 6 Months. N Engl J Med. 2021 Oct 6;NEJMoa2114583.

3.     Doria-Rose N, Suthar MS, Makowski M, O’Connell S, McDermott AB, Flach B, et al. Antibody Persistence through 6 Months after the Second Dose of mRNA-1273 Vaccine for Covid-19. N Engl J Med. 2021 Jun 10;384(23):2259–61.

4.     Tartof SY, Slezak JM, Fischer H, Hong V, Ackerson BK, Ranasinghe ON, et al. Effectiveness of mRNA BNT162b2 COVID-19 vaccine up to 6 months in a large integrated health system in the USA: a retrospective cohort study. The Lancet. 2021 Oct;S0140673621021838.

5.     Iacobucci G. Covid-19: Protection from two doses of vaccine wanes within six months, data suggest. BMJ. 2021 Aug 25;n2113.

6.     https://www.healthline.com/health/how-long-does-covid-vaccine-protect-you

7.     https://www.pfizer.com/news/press-release/press-release-detail/pfizer-and-biontech-confirm-high-efficacy-and-no-serious

8.     https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/vaccines/keythingstoknow.html

9.     https://www.cnnphilippines.com/news/2021/8/30/sinovac-delta-wanes-six-months.html

10.  https://www.nature.com/articles/d41586-021-02532-4

 

Oleh: dr. Devina Ciayadi