Apakah Covid-19 Dapat Menular Melalui Kolam Renang?

20 Jul 2020 | COVID-19 | Olahraga dan Gaya Hidup Sehat | Infeksi

Pandemi covid-19 tentunya sudah mempengaruhi sebagian besar hidup kita. Banyak kantor yang terpaksa harus mempekerjakan pegawainya dari rumah (work from home) dan banyak fasilitas publik yang tutup seperti kebun binatang, museum, hingga taman bermain. Hal ini dilakukan untuk mencegah berkumpulnya kerumunan manusia sehingga tidak dapat menjaga jarak satu dengan lainnya (physical distancing) yang dapat meningkatkan risiko penularan covid-19 semakin meluas.

Salah satu tempat publik yang berpotensi menimbulkan kerumunan adalah kolam renang. Beberapa kolam renang untuk umum tutup untuk menghindari penularan covid-19. Namun apabila kolam renang tersebut tetap buka, apakah covid-19 dapat menular melalui kolam renang? Tentunya hal ini menjadi pertanyaan dan kekhawatiran banyak orang. Lalu bagaimana dengan air minum?

Virus yang menyebabkan covid-19 tidak terdeteksi dalam air minum. Metode pengolahan air konvensional yang menggunakan filtrasi dan desinfeksi, seperti yang ada di sebagian besar sistem air minum kota, dapat menghilangkan atau menonaktifkan virus yang menyebabkan covid-19.

Sementara untuk penularan melalui kolam renang ternyata tidak ada bukti bahwa covid-19 dapat menyebar ke manusia melalui penggunaan kolam renang, kolam air panas, atau taman bermain air (water park). Pengoperasian, pemeliharaan, serta desinfeksi yang tepat (misalnya dengan klorin dan bromin) akan menonaktifkan virus yang menyebabkan covid-19. Namun yang perlu diperhatikan bila kita berenang di kolam renang umum adalah untuk tetap menjaga jarak satu sama lainnya untuk mencegah penularan covid-19. Hindari kerumunan orang, tetap jaga jarak antara 1 hingga 2 meter.

Bukan air di kolam air yang mungkin membuat Anda terpapar virus, tetapi mungkin pegangan pintu dan benda-benda lain yang banyak orang sentuh. Pastikan untuk sering mencuci tangan dengan sabun. Hindari untuk menyentuh mata, hidung, atau mulut sebelum mencuci tangan dengan sabun.

Pemilik kolam renang umum mungkin direkomendasikan untuk menutup tempatnya untuk publik karena risiko berkumpulnya banyak orang. Namun untuk kolam renang pribadi, seperti kolam renang di rumah, sebaiknya dilakukan pemeliharaan dan desinfeksi yang tepat sesuai rekomendasi.

Oleh: dr. Marco Ariono