Apakah Anda Menderita Buta Warna?

28 Oct 2020 | Kesehatan Mata | Pemeriksaan Diagnostik

Buta warna merupakan salah satu kelainan mata yang sering tidak disadari oleh seseorang. Kondisi yang diturunkan secara genetik ini membuat seseorang memiliki persepsi warna sendiri yang tidak sama dengan yang seharusnya. Penyakit buta warna disebabkan oleh kurang berfungsinya sel-sel penafsir gelombang warna yang terletak di dalam mata, tepatnya di lapisan retina.

Buta warna tidak menyebabkan gangguan tajam penglihatan. Namun, keluhan ini harus diwaspadai sejak dini karena akan mempengaruhi masa depan seorang anak. Contohnya, terdapat beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kemampuan membedakan warna. Karena sebagian besar penyebabnya adalah kelainan genetik, maka disarankan untuk memeriksakan diri Anda atau anak Anda ke dokter untuk mengetahui kondisi tersebut, jika keluarga Anda memiliki riwayat buta warna.

Bagaimana cara memeriksa apakah seseorang menderita buta warna?

Pemeriksaan yang sering digunakan untuk menilai buta warna pada seseorang adalah tes Ishihara. Tes ini ditemukan oleh seorang profesor ahli mata dari Jepang bernama Shinobu Ishihara. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan media gambar yang terbuat dari lingkaran-lingkaran kecil (dot) yang memiliki warna berbeda. Di dalam gambar tersebut akan terbentuk suatu angka atau garis dengan warna yang berbeda dari warna lingkaran di sekitarnya. Mudahnya, jika seseorang tidak dapat melihat angka atau garis yang dimaksud, maka ia memiliki kondisi buta warna. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan dengan menggunakan buku Ishihara yang terdiri dari kumpulan gambar. Pemeriksa juga harus dipastikan tidak memiliki kondisi buta warna (salah satu syarat menjadi seorang dokter). Dalam melihat gambar, mata juga harus sudah terkoreksi dengan kacamata atau alat bantu lainnya. Selain dengan menggunakan buku Ishihara, tes ini juga dapat diaplikasikan dalam bentuk lain. Beberapa metode lain yang sudah dilakukan, contohnya pemeriksaan anak sekolah dilakukan di dalam kelas dalam bentuk permainan atau sebagainya.

Pemeriksaan lainnya yang juga dapat digunakan adalah Farnsworth-Munsell 100 Hue Test. Secara garis besar, seseorang akan melakukan penyusunan plat berwarna yang sudah disediakan sesuai gradasinya dalam beberapa baris. Warna awal dan warna akhir sudah ditentukan di setiap barisnya. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi buta warna dan juga tingkat keparahannya.

Oleh: dr. Edwin Tan