Apakah Aman Melakukan Latihan Fisik Saat Pandemi Covid-19?

20 Jul 2020 | COVID-19 | Olahraga dan Gaya Hidup Sehat | Infeksi

Pandemi covid-19 membuat aktivitas kita banyak dihabiskan di rumah. Hal ini tentunya akan meningkatkan kegiatan duduk, rebahan, hingga tidur. Tentunya gaya hidup sedenter ini akan berbahaya bila dilakukan secara berkelanjutan. Lalu apakah aman melakukan latihan fisik saat pandemi covid-19?

Rekomendasi dari pemerintah yang membatasi kegiatan yang melibatkan banyak orang serta menjaga jarak 1 hingga 2 meter dengan orang lain tentunya membuat beberapa latihan fisik atau olahraga tidak direkomendasikan untuk dilakukan. Latihan fisik yang dilakukan sendiri lebih disarankan untuk situasi pandemi covid-19. Jogging atau bersepeda di sekitar rumah atau taman kota dapat dilakukan dengan tetap mengikuti panduan menjaga jarak dengan orang lain dan tidak berkerumun.

Latihan fisik intensitas sedang terbukti dapat meningkatkan fungsi sistem imun bila dibandingkan dengan gaya hidup yang sedenter. Selain itu, latihan fisik juga dapat mengurangi rasa cemas kita serta mengurangi stres, terlebih saat pandemi covid 19 yang menimbulkan banyak kekhawatiran.

Rekomendasinya adalah melakukan latihan fisik aerobik minimal 150 menit setiap minggunya dengan 2 kali latihan penguatan otot. Kita dapat melakukan latihan aerobik misalkan dengan berjalan cepat di sekeliling rumah dengan diiringi musik ditambah dengan naik turun tangga selama 10-15 menit per hari. Selain itu dapat juga kita menonton video senam aerobik dan mengikuti gerakannya. Bila mempunyai treadmill atau sepeda statis akan sangat membantu.

Untuk melatih kekuatan otot kita dapat mengunduh aplikasi di telepon genggam, misalnya 7-Minute Workout, yang tidak memerlukan peralatan tambahan. Bisa juga kita melakukan latihan kekuatan otot yang sederhana seperti squat, push up, atau lunges.

Hindari duduk sepanjang hari, lakukanlah peregangan setiap 2 jam dengan menahannya selama 10-15 detik. Strategi terpenting untuk mencegah infeksi adalah untuk menghindari kontak dengan orang lain yang terinfeksi dengan covid-19. Oleh karena itu kita tetap harus menjaga jarak dengan orang lain dan hindari kerumunan. Jika Anda mengalami demam, batuk atau sesak napas, hentikan aktivitas fisik, segera hubungi dokter Anda atau fasilitas kesehatan terdekat.

Oleh: dr. Marco Ariono