Apa Arti Hasil Pemeriksaan Kolesterol Darah?

25 Aug 2020 | Jantung dan Pembuluh Darah | Pemeriksaan Diagnostik

Nyeri pada tengkuk? Katanya itu merupakan gejala dari kolesterol darah yang tinggi. Benarkah demikian? Untuk memastikannya tentu perlu dilakukan pemeriksaan kadar kolesterol darah. Umumnya hal ini akan dianjurkan oleh dokter pada saat melakukan pemeriksaan laboratorium. Kadang, secara mandiri Anda melakukan pemeriksaan laboratorium. Bagaimanakah membaca hasilnya?

Pemeriksaan kolesterol secara lengkap disebut dengan profil lipid (lipid = lemak). Lewat hasil pemeriksaan profil lipid, dokter dapat menilai kadar kolesterol baik, kolesterol jahat, serta trigliserida dalam tubuh Anda. Tingginya kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah Anda menjadi cerminan risiko untuk terbentuknya plak atau penebalan dinding pembuluh darah arteri, baik di jantung, otak, maupun pembuluh darah arteri lainnya dalam tubuh. Plak yang semakin menumpuk ini berbahaya karena dapat menyebabnya berbagai penyakit, diantaranya stroke dan serangan jantung.

Dalam pemeriksaan profil lipid, terdapat setidaknya empat hasil yang Anda peroleh, yaitu kolestrol total, high density lippoprotein (HDL), low density lippoprotein (LDL), dan trigliserida. HDL adalah kolestrol yang sering Anda dengar sebagai kolestrol baik. HDL berperan dalam menyapu kolestrol jahat dari pembuluh darah menuju hati dan dikeluarkan dari tubuh. Semakin tinggi angka HDL, maka semakin baik. LDL adalah lawan dari HDL. LDL yang dianggap sebagai biang keladi dari plak yang terbentuk di pembuluh darah. Risiko Anda mengalami berbagai penyakit meningkat dengan kadar LDL yang tinggi. Trigliserida merupakan komponen yang sebagain besar terdiri atas lemak. Trigliserida terbentuk dari kelebihan kalori tubuh yang dikonversi menjadi sel lemak. Seseorang dengan trigliserida yang tinggi umumnya juga memiliki kadar LDL yang tinggi.

Target utama dokter dalam memberikan obat penurun kolestrol adalah menurunkan kadar LDL dalam tubuh Anda. Selain itu, pada kondisi tertentu dengan trigliserida yang sangat tinggi, dokter akan memberikan obat tambahan untuk menurunkan kadar trigliserida.

Organisasi American Heart association menganjurkan pemeriksaan profil lipid dilakukan sejak usia 20 tahun ke atas, setiap 4-6 tahun sekali, lebih sering jika Anda memiliki faktor risiko. Selain itu, adanya diabetes melitus, penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, dan mengonsumsi obat penurun kolestrol, sebaiknya profil lipid diperiksakan setiap tahun, tentunya disertai dengan kontrol rutin ke dokter.

 

Sumber :

  1. Cholesterol Test: Purpose, Procedure and Results [Internet]. [cited 2019 Oct 31]. Available from: https://www.healthline.com/health/cholesterol-test
  2. Cholesterol Tests: Understand Your Results [Internet]. [cited 2019 Oct 31]. Available from: https://www.webmd.com/cholesterol-management/cholesterol-tests-understand-your-results#1
  3. What Your Cholesterol Levels Mean | American Heart Association [Internet]. [cited 2019 Oct 31]. Available from: https://www.heart.org/en/health-topics/cholesterol/about-cholesterol/what-your-cholesterol-levels-mean

 

Oleh: dr. Giovanni Jessica